KONSULTAN

12 April 2016

KONSULTAN

Berawal dari banyaknya perbedaan pendapat terkait pengadaan jasa konsultan yang ada di pengadaan pemerintah, maka saya tertarik untuk sedikit membantu para pembaca mendapatkan gambaran tentang apa itu konsultan.  Diharapkan dari artikel yang sedikit ini, pembaca dapat mengerti kenapa kita harus menyewa jasa konsultan, kenapa kita sebaiknya tidak mendikte konsultan, dan kenapa bayaran konsultan lebih mahal dibandingkan staf kita?

Apa konsultan?

Seorang konsultan adalah orang yang memberikan saran profesional atau ahli di bidang tertentu ilmu atau bisnis ke salah satu perusahaan atau individu.

Karena tidak ada perlindungan hukum yang diberikan kepada jabatan ‘konsultan’ dalam teori siapa pun bisa bangun suatu hari dan memutuskan untuk mengadopsi judul konsultan.

Meskipun definisi yang luas yang dapat diterapkan untuk sebutan konsultan, pada dasarnya tiga karakteristik yang membedakan seorang konsultan dari profesi lain.

  • Pertama, konsultan menyediakan keahlian yang klien tidak memiliki atau mendukung bahwa klien tidak mampu memenuhi. Sebagai imbalan untuk layanan profesional ini konsultan menerima biaya manajemen.
  • Kedua, konsultan beroperasi secara independen dari klien, menyiratkan bahwa tidak ada konflik kepentingan antara masalah klien dan jasa dari konsultan yang bersangkutan.
  • Ketiga, konsultan beroperasi secara profesional, yang berkisar dari memiliki kualifikasi yang tepat untuk memastikan pengiriman layanan berkualitas tinggi, melestarikan kepemimpinan pengetahuan dan mempertahankan manajemen operasional profesional.

Konsultan 1

Mengapa klien menyewa konsultan?

Definisi konsultasi menunjukkan bahwa klien menyewa konsultan karena keuntungan pengetahuan mereka. Pada sebagian terlalu besar kasus ini adalah alasan utama; klien menyewa sebuah perusahaan konsultan untuk memberikan saran ahli yang pada akhirnya (harus) menyebabkan resolusi masalah dalam organisasi klien. Namun ada lebih banyak alasan mengapa konsultan yang disewa:

  • konsultan independen dan memberikan pandangan obyektif tentang dilema dan solusi
  • konsultan eksternal yang lebih tidak rentan terhadap politik internal dan / atau situasi sensitif
  • konsultan perekrutan mungkin di daerah tertentu lebih murah daripada mempertahankan keahlian dari dalam perusahaan (in-house)
  • ketika perusahaan menemukan diri mereka kekurangan dalam kapasitas untuk proyek-proyek / posisi maka konsultan dapat mengisi kekosongan tersebut
  • konsultan dapat lebih mudah melakukan ‘dirty work’, yaitu mengambil keputusan di mana tidak ada internal ingin membuat

 

Di mana konsultan bekerja?

Seorang konsultan dapat baik bekerja di sebuah perusahaan konsultan, mengoperasikan usaha swasta dan bekerja sebagai freelancer atau bekerja sebagai konsultan di luar industri konsultasi ( ‘konsultan internal’). Meskipun jumlah yang tepat dari konsultan aktif di Inggris (sebagai contoh) tidak diketahui persis, diperkirakan bahwa ada puluhan ribu perusahaan dan ratusan ribu konsultan, yang mayoritas terbesarnya bekerja sebagai freelancer.

Konsultan 2

The most important trends and developments in various fields and areas of expertise. 

Konultan 3

Kembali ke awal persoalan, kita lihat di Perpres 54 tahun 2010 dan perubahannya , untuk jasa konsultansi masih minim sekali pembahasannya.  Hal ini terkadang mengakibatkan berbagai masalah di lapangan terkait pengadaan konsultan.

Kita coba lihat apa saja hal2 yang diatur terkait konsultansi di Perpres Pengadaan barang/ Jasa Pemerintah:

Definisi Jasa Konsultansi menurut Peraturan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah.

JASA KONSULTANSI adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware).

(Perpres 54 Tahun 2010 BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama – Pengertian dan Istilah Pasal 1 Angka 16.)

Contoh-contoh yang termasuk Jasa Konsultansi adalah sebagai berikut :

  1. Jasa rekayasa (engineering);
  2. Jasa perencanaan (planning), perancangan (design) dan pengawasan (supervision) untuk Pekerjaan Konstruksi;
  3. Jasa perencanaan (planning), perancangan (design) dan pengawasan (supervision) untuk pekerjaan selain Pekerjaan Konstruksi, seperti transportasi, pendidikan, kesehatan, kehutanan, perikanan, kelautan, lingkungan hidup, kedirgantaraan, pengembangan usaha, perdagangan, pengembangan SDM, pariwisata, pos dan telekomunikasi, pertanian, perindustrian, pertambangan, energi;
  4. Jasa keahlian profesi, seperti jasa penasehatan, jasa penilaian, jasa pendampingan, bantuan teknis, konsultan manajemen, konsultan hukum.

Kita bisa lihat, bahwa contoh2 jasa konsultan yang diatur masih sangat minim dan belum mencerminkan perkembangan terakhir dunia jasa konsultan di dunia.

Sedangkan sistem pengadaan yang dapat digunakan untuk pemilihan penyedia jasa konsultansi adalah sebagai berikut :

Badan usaha (semua menggunakan prakualifikasi)

  • Seleksi umum metode evaluasi kualitas dua sampul.
  • Seleksi umum metode evaluasi kualitas dan biaya dua sampul.
  • Seleksi umum metode evaluasi biaya terendah satu sampul.
  • Seleksi sederhana metode evaluasi biaya terendah/pagu Anggaran satu sampul.
  • Penunjukan langsung untuk penanganan darurat.
  • Penunjukan langsung bukan untuk penanganan darurat.
  • Pengadaan langsung.

Perorangan (semua menggunakan pascakualifikasi kecuali penunjukan langsung untuk darurat, pengadaan langsung dan sayembara)

  • Seleksi umum metode evaluasi kualitas satu sampul
  • Seleksi sederhana metode evaluasi kualitas satu sampul.
  • Penunjukan langsung untuk penanganan darurat.
  • Penunjukan langsung bukan untuk penanganan darurat.
  • Pengadaan langsung.

Masih banyak lagi issue2 hangat terkait dengan dunia jasa konsultan di Indonesia yang belum dicarikan solusinya, misalnya:

  1. Transfer of Knowledge
  2. Copyright & Patent
  3. Intelectual Property
  4. Non Disclosure Agreement
  5. Perdagangan Bebas (MEA, WTO dll)
  6. Health and Safety
  7. Proffesional Indemnity Insurance
  8. Third Party Liability Insurance
  9. dll

Demikian sekilas pembahasan mengenai jasa konsultan. Semoga dunia jasa konsultansi di negara kita makin berkembang dan makin baik dan bisa bersaing di kancah Internasional.

Sumber:

  1. http://www.consultancy.uk/
  2. Konsolidasi Perpres 54 Tahun 2010 dengan semua perubahannya (Perpres 54/2010, Perpres 35/2011 dan Perpres 70/2012) Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s