Detik-detik menjelang pelatihan dan sertifikasi PBJ Internasional.

14 May 2012

Dimulai dari mimpi……

Detik-detik menjelang pelatihan dan sertifikasi PBJ Internasional.

Akhirnya harapan yang didukung doa2ku dikabulkan, namaku lolos seleksi administrative untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi internasional PBJ yang difasilitasi oleh LKPP.

Besar harapanku supaya bisa lulus dan memperoleh sertifikat yang merupakan pengakuan internasional terhadap kemampuanku dalam bidang Procurement/PBJ Internasional.

Berikut bunyi pengumumannya. Saya juga mengucapkan selamat kepada rekan2 ahli PBJ senior yang lain yang ikut terpilih menjadi peserta pelatihan ini, dengan menyisihkan begitu banyak pesaing. Semoga kita semua bisa bersama2 lulus ujian sertifikasinya.

Sumber : LKPP RI
Kepada Yth.
(Sesuai dengan nama-nama terlampir)
di-
            Tempat
Berdasarkan formulir pendaftaran yang kami terima sampai dengan hari Rabu tanggal 7 Maret 2012 dan berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Panita, maka bersama ini disampaikan bahwa Bapak/Ibu/Sdr dapat mengikuti pelatihan tersebut pada:
Hari/Tanggal            :  Minggu – Sabtu / 10 – 23 Juni 2012
Tempat                     :  Orchardz Hotel Jayakarta (tentatif), Jl. Industri Raya No. 8, Gunung Sahari – Jakarta 10720
Sehubungan dengan hal tersebut, berikut kami sampaikan informasi dan persyaratan berkaitan dengan pelatihan tersebut, yaitu :
  1. Khusus bagi yang masih bekerja di suatu organisasi PNS / Non PNS,  membawa/menyerahkan Surat Ijin mengikuti pelatihan dari Atasan Langsung masing-masing kepada Panitia Pelatihan.
  2. Sudah tiba/check-in di tempat pelatihan selambat-lambatnya pada tanggal 10 Juni 201pukul 15.00 WIB karena pembukaan pelatihan dan ramah tamah akan dilaksanakan pada Minggu Malam, 10 Juni 2012 pukul 19.00 – 20.00 WIB
  3. Peserta wajib mengikuti seluruh kegiatan pelatihan dan akan dilakukan penilaian sebagai syarat mengikuti ujian.
  4. Peserta wajib berpakaian rapi selama pelaksanaan pelatihan.
  5. Peserta wajib membawa laptop sebagai alat bantu pelatihan dan ujian on line
  6. Panitia hanya menyediakan akomodasi dan konsumsi selama pelatihan.
  7. Untuk informasi dan konfirmasi lebih lanjut, dapat menghubungi Yuli (0858 10177506 / 021-73883676)
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Direktur Bina Pelatihan Kompetensi
Dharma Nursani
DAFTAR PESERTA
PELATI HAN SERTIFIKAT INTERNASIONAL PENGADAAN BARANG/JASA
Jakarta, 10 – 23 Juni 2012
No. Nama Instansi
1 Agus Bachtiar Aziz PT PLN P3B Sumatera Barat
2 Agus Kuncoro Ditjen Bea & Cukai, Kemenkeu, Surabaya
3 Alwi Ibrahim Dinas PU Prov. Kaltim
4 Andi Muhammad Arpan Badiklat Kalimantan Timur
5 Andriadi Syah Yusi Pemda Kab. Bandung
6 Arif Rahman Badan Pembinaan Konstruksi PU
7 Baihaki BPPT
8 Darminto Pujotomo Universitas Diponegoro, Jawa Timur
9 Davli BPMPPT Kab. Lima Puluh Kota, Sumbar
10 Dion Sanaha Pemkot Sukabumi
11 Elka Buhaemi Dinas Bina Marga Prov. Sulsel
12 Erick Hutrindo Pusdiklat Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi
13 Fajar Adi Hermawan Bagian Pembangunan Setda Kab. Brebes
14 Felleps F.S.  Wuisan Bagian Pembangunan Setda Kab. Minahasa Utara
15 Ferry Apriadi BPKP
16 Ferry Firmansyah Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Bogor
17 Gin Gin Ginanjar Setda Kab. Bandung
18 Gusmelinda Rahmi LKPP
19 Heldi Yudiatna Pemkot Bogor
20 Hendriansyah RSK Dr. Rivai Abdullah Palembang
21 Heriansyah Siregar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
22 Hernik Jatmiati Setda Kab. Kapuas
23 Isriadi Putranto Dinas PU Kab. Karanganyar
24 lwan lswanto Hardian Pusdiklat BPK Rl
25 Kamal Mustofa Pusdiklat BPKP
26 Khalid Mustafa Individual
27 Kristyanto Hadi Pusdiklat Kementerian PU
28 Leonardus Joko Eko Nugroho Individual
29 Moh. Kemal Pasha PPM Manajemen
30 Muh. Nur Yahya Universitas Syah Kuala
31 Nanang Priyatna LKPP
32 Noeradhi lskandar PMU RRI Aceh-Nias
33 Rahfan Mokoginta Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Prov. Sulut
34 Rista Natalia Sinaga Pemkab Karo, Sumatera Utara
35 Rita Berlis BPKP
36 Samsul Ramli Sekretariat Kabupaten Banjar
37 Thomas Ardianto Individual
38 Tri Putranto Vindi Kusuma RSJ Prov. Kepulauan Bangka Belitung
39 Widhayat Rudhi Windarta Pusdiklat Kemenkeu
40 Yahya Universitas Nusa Cendana, NTT
Persiapan Registrasi ke ITC
Improve the competitiveness of your business with ITC’s Supply Chain Management programme.
Over the past ten years, the Supply Chain Management (SCM) Programme of ITC has helped train over 25,000 business managers worldwide. Executives learn to manage the sourcing, movement and storage of goods from source of production to point of consumption. For enterprises, this means practical solutions to overcome challenges of export market demands; for buyers, this means optimized sourcing options. For local trade institutions, ITC is a solid partner offering best-in-class supply chain training and advisory programmes.
Contoh Sertifikatnya (semoga kami semua bisa lulus…amin):
THE INTERNATIONAL PROFESSIONAL CERTIFICATION
International Exams leading to an International Certificate, Advanced Certificate and Diploma in Supply Chain Management based on the MLS-SCM ℗ have been organised every 6 months since 2002 in English, since 2005 in Spanish and since 2006 in Chinese. This programme offers three levels of professional recognition as follows:

• The International Certificate in Supply Chain Management, awarded after successful completion of the exams for Modules 1-6 (modul ini yang akan saya ikuti untuk tahap ini)

• The Advanced International Certificate in Supply Chain Management, awarded after successful completion of the exams for Modules 1-6 plus Modules 7-12.

• The International Diploma in Supply Chain Management, awarded upon completion of either:
• the first 12 Modules plus 4 additional Modules (13-18) and successful completion of a Project report,
• 12 Modules plus the successful completion of six additional modules.

Exams are taken in the home country, with the local MLS-SCM ℗ network member institution being responsible for handling all local arrangements.

The exams themselves are developed and marked by an international panel of experts consisting of high-level specialists from all continents. Paper-based exams are organised twice a year and online exams (as an option) will become available during 2010.

The certificates & diplomas carry the logos of ITC and of the local network member institution. Certificates are signed by (1) the Executive Director of ITC (2) the head of the local network member institution and (3) by the Chairman of the Programme Board

PERSIAPAN DIRI

PEMBUKAAN

MODUL 1

Modul 1 disajikan oleh Bapak Dody Ibnu Fajar

Modul ini adalah modul awal dari MLS-SCM yang membahas mengenai konsep dasar dari Supply Chain Management, keputusan utama dalam pengadaan dan pemasokan yang dipengaruhi oleh lingkungan perusahaan, serta hal-hal lain yang mempengaruhi pengadaan dan pemasokan dikaitkan dengan budaya perusahaan.

Modul ini mempelajari mengenai tipe-tipe organisasi, bagaimana memahami budaya, visi, misi, sasaran serta strategi dalam sebuah organisasi, dan fungsi pengadaan dan pemasokan barang/jasa dikaitan dengan jenis dan budaya institusi/organisasi/perusahaan.

MODUL 2

Modul 2 disajikan oleh Bapak Bambang Adi Subagyo

Modul ini sebenarnya sangat diperlukan dalam pengadaan barang/jasa karena mempelajari mengenai bagaimana menyusun kebutuhan dan spesifikasi.

Yang menarik, penyusunan kebutuhan pada modul ini tidak sekedar dari sisi buyer saja melainkan sampai harus melihat sinkronisasi supplier, termasuk bagaimana moda transportasi yang digunakan serta jangka waktunya.

Menyusun jumlah kebutuhan (quantity) juga diperdalam sampai ke analisa kebutuhan beberapa tahun ke depan dalam bentuk perhitungan prediksi.

Inti dari modul 2, dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

MODUL 3

Modul 3 disajikan oleh Ibu Sri F Tarmizi

Modul ini mempertajam analisi kebutuhan pada modul 2 dengan analisa pasar yang mampu menghasilkan daftar skala prioritas dalam pengadaaan barang/jasa berdasarkan nilai (expenditure) maupun berdasarkan tingkat resiko (impact/risk) terhadap strategi perusahaan.

Analisa tidak hanya dilakukan pada sisi corporate atau institusi, melainkan pada sisi supplier juga harus melakukan analisa ini sehingga mampu menganalisis apakah perusahaannya mampu berkompetisi pada pangsa pasar yang sudah ada.

Inti dari modul ini adalah:

BRAIN GYM

Anda mengalami masalah dengan konsentrasi, daya ingat atau problema lain yang berkaitan dengan performa otak? cobalah mengatasinya dengan brain gym atau senam otak. Gerakannya sederhana namun bisa memaksimalkan aset berharga itu.

Brain gym adalah program pelatihan yang dikembangkan oleh prof. paul E.Dennison,PhD dan Gail E. Dennison sejak tahun 1970. Awalnya program ini dirancang untuk mengatasi gangguan belajar pada anak-anak dan orang dewasa. Dasar pemikirannya ,belajar adalah kegiatan alami dan menyenangkan yang dilakukan sepanjang hidup. Kesulitan belajar biasanya berasal dari ketidakmampuan mengatasi stres dan keraguan dalam menghadapi tugas baru.

MODUL 4

Modul 4 disajikan oleh Bapak Khairul Rizal

Setelah memahami kebutuhan serta pangsa pasar yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, saatnya memahami bagaimana cara pelaksanaan pengadaan dan metode perjanjian/ikatan yang akan dilaksanakan.

Modul ini membagi dimensi nilai pembelanjaan (expenditure) dan akibat/resiko (impact/risk) dari barang/jasa ke dalam 4 quadran, yaitu Routine, Leverage, Bottleneck, dan Critical.

Setiap quadran memiliki karakteristik pengadaan masing-masing, seperti untuk routine yang nilai pengadaannya rendah dan faktor resikonya rendah (low expenditure – low impact), maka jenis barangnya sudah pasti barang yang standar dan penyedianya baranyak di pasaran. Contohnya adalah kertas untuk perkantoran kehari-hari.

Karena sifatnya sederhanya, maka strategi pengadaannya juga harus sederhana agar dapat dilaksanakan secara elektif dan efisien, misalnya pengadaannya jangan ke banyak penyedia, cukup kepada penyedia yang memberikan harga terbaik melalui pengadaan langsung.

Modul 4 inilah yang mendasari metode pemilihan penyedia (lelang umum, lelang terbatas, lelang sederhana, penunjukan langsung, pengadaan langsung, dan seleksi) serta jenis kontrak (lumpsum, harga satuan, tahun tunggal, tahun jamak, dll) yang saat ini dikenal pada Perpres 54 Tahun 2010.

Dengan mempelajari modul ini, maka filosofi dasar yang melandasi aturan tersebut akan dipahami.

Untung ada Ahli Strategi Pasar Pengadaan yang bersedia bersedekah ilmu kepada rekan2 yang lainnya:

Terima kasih kepada Ibu Mulyati Zamzani atas ilmunya.

MODUL 5

Modul 5 Disajikan oleh Bapak Sonny Sumarsono

Pengadaan tanpa supplier dipastikan tidak akan dapat berjalan. Namun supplier yang tidak memiliki kapabilitas dan motivasi akan menjadi sumber masalah.

Oleh sebab itu, modul 5 mendalami tata cara untuk melaksanakan penilaian terhadap supplier, khususnya mengenai cara menilai kapabilitas dan motivasi dari supplier.

Pada modul ini, diperkenalkan Supplier Perception Model, yaitu model yang menggambarkan persepsi penyedia terhadap institusi.

Mungkin kita pernah merasakan ada penyedia yang tiap hari datang minta jatah pengadaan tetapi di sisi lain, ada juga penyedia yang sama sekali menolak untuk menjadi penyedia di tempat kita. Motivasi inilah yang dibagi menjadi 4 quadran, yaitu Marginal, Exploit, Develop, dan Core.

Modul ini juga memberikan informasi mengenai cara mengukur kemampuan keuangan perusahaan dari neraca yang ada. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kontrak jangka panjang yang gagal karena secara keuangan sebenarnya perusahaan tersebut sedang menuju kepada kebangkrutan.

MODUL 6

Modul 6 disajikan oleh Bapak Win Sukardi

Modul ini merupakan modul terakhir dari MLS-SCM tingkat pertama dan merupakan dasar dari evaluasi pengadaan barang/jasa.

Modul 6 membagi cara memiliki dan melaksanakan evaluasi penawaran menjadi 3 dimensi, yaitu metode yang digunakan (informal, enquery/quotation, formal tendering, and e-marketplaces), kriteria untuk mengevaluasi dokumen penawaran (based on price, based on costs, and based on supplier’s capability & motivation), dan jumlah supplier yang diundang untuk mengikuti pengadaan (single supplier, selected suppliers, and open competition).

Setiap dimensi dijelaskan dengan tegas dan tahapan-tahapan untuk melaksanakannya.

Inti dari modul 6 adalah:

UJIAN

PENUTUPAN

NARSIS sedikit

Semoga lulus.

—————————————————————————————————————————–

Update info tanggal 20 November 2012

Terima kasih atas doa2 dan dukungan rekan2 semua, akhirnya saya lulus ujian ke 6 modul tersebut dan berhak menyandang gelar CERT. SCM (ITC) dibelakang nama saya.

3 Comments Add yours

  1. Selamat ya Pak Thomas. Akhirnya diberi kesempatan juga untuk duduk sekelas dengan Pak Thomas dan rekan-rekan yang lain🙂
    Semoga semuanya bisa melalui 2 minggu masa-masa pelatihan dan mendapatkan hasil yang memuaskan, Amin.
    Sampai ketemu di Jakarta ……

    Terima kasih Pak Rahfan atas kesediannya mampir ke blog saya.
    Semoga kita semua bisa mengikuti pelatihan sampai tuntas dan lulus ujian semua.

    Regards,

    Thomas

  2. Ikhsan says:

    Selamat kepada Mas Thomas. inilah buah dari hasil menanam kebaikan selama ini. Harapan saya semoga Mas Thomas jangan lupakan kami kalau ada rejeki peluang/ informasi yang mebutuhkan tenaga pemberdayaan masyarakat

    ThomasPM

    Terima kasih atas atensinya Pak Ikhsan.
    Berkaitan dengan informasi di bidang lowongan pemberdayaan masyarakat, menurut saya jika kita fokus ke suatu profesi, maka lambat laun peluang yang akan menghampiri kita, bukan kita yang mengejar2 peluang tersebut.

    Regards,

    Thomas

  3. anton says:

    sukses pak thomas…

    ThomasPM:

    Terima kasih Pak Anton atas atensinya.

    Regards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s