Sahabat Mata

22 January 2011

Inspirasi dari Sahabat Mata

Di akhir minggu yang menyenangkan ini, selepas jalan2 pagi bersama istri keliling seputar komplek, aku iseng2 membuka FB.

Di situ ada satu link yang menarik yang diposting sahabat SMA ku, Mas Basuki

Salah seorang sahabat kala SMA, yang karena sesuatu hal menjadi tuna netra, ternyata telah menemukan sebuah pencerahan. Bisa membuat sebuah komunitas, bahkan rajin beraktifitas sosial, bahkan masih sempat update FB dan Blog sendiri. (hehe, jadi tersindir juga karena aku agak jarang2 nulis panjang di blog).

Berikut ini adalah alamat Blog nya: http://www.jalancahaya.org/


Salah satu program yang sedang dilaksanakan adalah program 1000 kacamata gratis bagi yang kurang mampu.

Sungguh terharu, betapa kita selama ini yang masih bisa melihat, jarang sekali berterima kasih atas normalnya penglihatan kita dan generasi penerus bangsa. Sehingga harus menunggu tokoh seperti sahabat saya ini untuk mengetuk hati para donatur untuk menyumbangkan kacamata bagi anak2 tak mampu.

125.000 rupiah, suatu jumlah yang tidak terlalu besar di jaman ini, namun mampu membuat perubahan di dunia yaitu menyelamatkan mata satu orang generasi penerus bangsa.

Berikut kutipan program yang sudah dilaksanakan:

KACAMATA UNTUK ANAK KITA

Bagi seorang anak di usia sekolah, mata sangatlah berpengaruh dalam mengikuti proses pembelajarannya. Sehingga gangguan pada mata akan sangat berpengaruh pada kualitas penikmatan pembelajaran tersebut. Dan ini juga akan sangat mempengaruhi hasil akhir proses belajar mengajar yang mereka ikuti.

Pada umumnya gangguan pada mata sebagian besar adalah karena adanya myopi pada mata. Kondisi ini menyebabkan penurunan penglihatan jarak jauh dari si anak. Sehingga ketika dalam proses belajar mengajar anak tersebut tidak bisa secara sempurna mengakses apa yang ada di papan tulis di depan kelas. Hal ini berakibat pada menurunnya tingkat pemahaman anak akan materi pembelajaran yang disampaikan. Jika dibiarkan tanpa penanganan tidak saja mengakibatkan prestasi belajar yang menurun, akan tetapi dampak psikologi pada si anak juga akan terbawa dalam kehidupan kesehariannya.

Sebenarnya kondisi ini bisa dibantu dengan pemakaian kacamata untuk mengoreksi penglihatan sehingga penglihatan bisa menjadi lebih baik. Akan tetapi harga kacamata saat ini untuk sebagian besar masyarakat masih dirasakan sangat mahal sehingga masih sangat banyak yang seharusnya menggunakan kacamata tetapi tidak mampu membeli.

Untuk itulah maka Come_unity lewat Komunitas Sahabat Mata menyelenggarakan Pentas Amal “Perjalanan Cahaya” untuk 1000 Kacamata bagi Anak Kita.

Perlu diketahui pentas ini menampilkan teater yang semua pemainnya adalah tunanetra. Pentas ini ditargetkan bisa dinikmati oleh 2000 ( dua ribu ) penonton. Serta hasil penggalangan kacamata disumbangkan kepada 1000 (seribu) anak sekolah (SD, SMP, SMA) yang membutuhkan dari keluarga kurang mampu di Kota Semarang.

Perlu diketahui, sampai tulisan ini dibuat, teater ‘Perca’ sudah melakukan 4 (empat) kali pementasan, yaitu :

  1. 7 September 2008 di auditorium RRI Semarang dengan naskah ‘Perjalanan Cahaya’.
  2. 25 Desember 2008 di Auditorium RRI dengan naskah ‘Lesatan Cahaya’.
  3. 3 Maret 2009 di Gedung Jedah Asrama Transit Haji Semarang dengan naskah ‘Lesatan Cahaya’.
  4. 4 Oktober 2009 di Gedung Jedah Asrama Transit Haji Semarang dengan naskah ‘Endap Cahaya 2’.

Dan sampai dengan hari ini sudah 352 (tiga ratus lima puluh dua) buah kacamata yang disumbangkan kepada siswa-siswii SD/SMP/SMA di Kota Semarang.

Jika anda ingin berpartisipasi dalam program ini, silahkan salurkan bantuan anda kepada :

Panitia Pentas Amal ‘Perjalanan Cahaya’ untuk 1000 Kacamata bagi Anak Kita

No.rek. 917 6137199 a.n. Basuki

Bank Muamalat Cabang Semarang

Hanya dengan Rp. 125.000,00 (seratus dua puluh lima ribu rupiah) kita bisa membantu memberikan kacamata gratis bagi mereka yang memang membutuhkan.

Semoga Allah SWT selalu melingkupi kita dengan keridhoan-Nya, Amin.

Daftar Sekolah yang Siswa-Siswinya Menerima Kacamata

Program Pentas Amal ‘Perjalanan Cahaya’ untuk 1000 Kacamata bagi Anak Kita

No. Sekolah Jumlah
1. MI Gebang Anom 13 siswa
2. SDIT Isslamadina 2 siswa
3. SMP Muhammadiyah 4 64 siswa
4. SMA Muhammadiyah 1 10 siswa
5. MI At-Takwa 6 siswa
6. SMA Negeri 8 17 siswa
7. SD Muhammadiyah 03 9 siswa
8. MI Al-Iman Banaran 14 siswa
9. MI Roudhotul Huda Sekaran 4 siswa
10. MI Gisikdrono 8 siswa
11. SDIT Nurul Islam 3 siswa
12. SD Negeri Gebangsari 1-2 7 siswa
13. SMP Negeri 6 48 siswa
14. SMA Negeri 2 5 siswa
15. MTS/MA Infarul Goy 8 siswa
16. MTs/MA Baitussalam 30 siswa
17. SD Muhammadiyah 08 5 siswa
18. SMP Negeri 23 60 siswa
19. MTs Uswatun Hasanah 12 siswa
20 MA Uswatun Hasanah 12 siswa
21 MI Darul Ulum 15 siswa
Jumlah 352 siswa

Tata cara pemberian kacamata gratis :

1.    Pihak sekolah mengajukan permohonan kepada panitia.

2.    Dilakukan pemeriksaan mata kepada seluruh siswa di sekolah yang bersangkutan oleh tim pemeriksaan mata dari panitia.

3.    Hasil periksa diberikan kepada sekolah.

4.    Sekolah merekomendasikan kepada panitia siswa-siswa yang perlu dibantu dengan kacamata gratis.

5.    Panitia akan membuatkan kacamata setelah mendapatkan masukan dan rekomendasi dari tim periksa mata atau dokter spesialis mata jika memang diperlukan.

6.    Jika memang diperlukan atau ada kasus-kasus yang perlu penanganan khusus, pihak sekolah wajib mengkonsultasikan kepada orang tua siswa.

 

Soal perjuangan untuk mencapai tujuan seperti saat ini? Jangan ditanya, memang semua butuh perjuangan, namun perjuangan mereka akan lebih mudah jika masing2 diri kita yang dianugerahi kesempurnaan fisik sedikit mau membuka mata hati kita terhadap mereka yang kurang beruntung.

Insya Allah bisa

Ada beberapa peristiwa yang semakin membuatku terus bertekad mengamplop-plastiki semua surat atau proposal yang dikeluarkan oleh Come_unity – Komunitas Sahabat Mata.

Pertama, kami pernah ditolak ( mungkin lebih tepat diusir ) oleh seorang Kasi di Dinas Pendidikan Nasional tanpa pernah ditanya apa keperluan kami  datang kepadanya. Padahal saat itu kami hanya membutuhkan data sekolah tingakt SMP  dan SMA, karena kami ingin menyelenggarakan sebuah seminar dan ingin mengundang guru-guru pendidikan agama Islam di kotaku ini. Alhamdulillah, karena waktu itu tepat bulan Ramadhan menjelang idul fitri, kami lebih bisa mengendalikan emosi kami. Juga ternyata masih ada pegawai di kantor itu yang bersimpati kepada kami. Yang dengan tulus meminta maaf atas peristiwa tersebut.

Kedua, ketika kami ingin mengajukan permohonan sambutan kepada wakil gubernur. Tanpa basa basi, surat yang seharusnya dikirimkan ke TU wakil gubernur oleh kurir kami, dibelokkan dengan paksa ke Dinas Sosial.

Dan peristiwa-peristiwa lainnya. ( Sahabat Mata 01 )

 

Semoga inspirasi pagi ini membuka mata hati kita, salam.

 

ThomasPM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s