Ilmu Baru di Proyek Baru

21 January 2011

ILMU BARU DI PROYEK BARU

HAPPY NEW YEAR 2011, A NEW PROJECT, A NEW BEGINNING, A NEW STEPPING STONE FOR THE FUTURE

Tiada hari tanpa belajar dan di atas langit masih ada langit, begitulah kata2 yang sering didengung2kan oleh beberapa rekan seprofesi yang sudah senior.

Ternyata ada benarnya, meski saya sudah hampir 15 tahun di proyek-proyek besar, namun saat mulai di proyek yang baru ini, ternyata masih banyak hal2 yang baru saya temui.

Beberapa istilah baru yang saya temui dan harus segera saya pahami, karena di proyek ini saya bertugas mendukung pengadaan bagi terlaksananya program2 terkait istilah2 yang baru tersebut, antara lain:

1. MDG

Ada logonya lho….., bagus juga….


TUJUAN MDG

Tujuan Pembangunan Milenium (“Millennium Development Goals”, atau MDGs) mengandung delapan tujuan sebagai respon atas permasalahan perkembangan global, yang kesemuanya harus tercapai pada tahun 2015.  Tujuan Pembangunan Milenium adalah hasil dari aksi yang terkandung dalam Deklarasi Milenium yang diadopsi oleh 189 negara dan ditandatangi oleh 147 kepala Negara dan pemerintahan pada UN Millennium Summit yang diadakan di bulan September tahun 2000.

Delapan butir MGDs terdiri dari 21 target kuantitatif dan dapat diukur oleh 60 indikator.

  • Tujuan 1: Memberantas kemiskinan ekstrim dan kelaparan
  • Tujuan 2: Dicapainya pendidikan tingkat dasar yang merata dan universal
  • Tujuan 3: Memajukan kesetaraan gender
  • Tujuan 4: Mengurangi tingkat mortalitas anak
  • Tujuan 5: Memperbaiki kualitas kesehatan ibu hamil
  • Tujuan 6: Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain
  • Tujuan 7: Menjamin kelestarian lingkungan
  • Tujuan 8: Menjalin kerjasama global bagi perkembangan kesejahteraan

Tujuan Pembangunan Millennium:

  • menyintesis dalam satu paket komitmen-komitmen terpenting yang dibuat secara terpisah-pisah dalam berbagai konferensi dan pertemuan tingkat tinggi internasional yang diadakan pada tahun 1990-an;
  • merespon secara eksplisit tentang interdependensi antara pertumbuhan, upaya pembasmian kemiskinana dan perkembangan yang berkesinambungan;
  • mengenali bahwa upaya perkembangan bergantung kepada pemerintahan yang demokratis, pengaturan oleh hukum, kehormatan pada hak azasi manusia, perdamaian dan keamanan hidup;
  • mempunyai tenggat waktu dan target yang dapat diukur beserta dengan indikator dalam memantau kemajuan, dan;
  • membawa dalam kebersamaan, sebagaimana terkandung pada Tujuan 8, tanggung jawab dalam memajukan Negara berkembang dengan Negara maju, dalam kerjasama global yang dituangkan dalam International Conference on Financing for Development di Monterrey, Mexico pada bulan Maret tahun 2002, and juga pada Johannesburg World Summit on Sustainable Development pada bulan Agustus tahun 2002.

2. Paris Declaration

Deklarasi Paris mengenai Efektivitas Dana Bantuan yang dikeluarkan pada Maret 2005 merupakan komitmen internasional yang disepakati lebih dari 100 menteri, kepala lembaga, dan pejabat-pejabat senior.

Tujuannya, memadukan dan menyatukan pengelolaan dana bantuan untuk membantu negara-negara berkembang dalam menyusun dan menerapkan rencana pembangunan di negara mereka sendiri, berdasarkan prioritas nasional masing-masing, agar negara-negara tersebut bisa membuat strategi serta menerapkan sistem yang sesuai.

Lima prinsip yang digariskan Deklarasi Paris:

  • KEPEMILIKAN. Negara-negara mitra berusaha menerapkan kepimpinan efektif terhadap kebijakan dan strategi serta mengoordinasikan pembangunan negara mereka.
  • SINKRONISASI. Para donor mendasari bantuan mereka secara keseluruhan untuk mendukung strategi pembangunan negara-negara mitra, lembaga-lembaga, dan prosedurprosedur.
  • HARMONISASI. Tindakan donor lebih terpadu, transparan, dan efektif secara keseluruhan.
  • MENGELOLA UNTUK MEMPEROLEH HASIL. Mengelola dan menerapkan dana bantuan dengan cara terfokus pada hasil yang diharapkan dan menggunakan informasi untuk meningkatkan kemampuan membuat keputusan.
  • TANGGUNG JAWAB BERSAMA. Donor dan para mitra memiliki tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan hasil-hasil pembangunan.

Bisa didownload di sini: Paris Declaration

3. Jakarta Commitment

Pemerintah Indonesia dan 22 negara dan lembaga asing pemberi hutang hari Senin 12 Januari 2009 menyepakati peningkatan efektifitas pinjaman atau hibah dengan menandatangani kesepakatan Jakarta Commitment.

Beberapa lembaga donor dan negara yang berpartisipasi dalam Jakarta Commitment yakni World Bank, Asian Development Bank, European Commission, Jepang, Perancis, Italia, Australia, Belanda, Jerman dan Amerika Serikat.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta hari Senin 12 Januari 2009  menyatakan dalam kesepakatan itu pemerintah Indonesia mempunyai kewenangan penuh untuk menetapkan rencana dan sasaran pembangunan yang menggunakan dana pinjaman atau hibah dari luar negeri.

Selain itu, dalam kesepakatan itu ditetapkan bahwa untuk sistem pengelolaan keuangan dan pengadaan barang serta jasa yang terkait dengan proyek yang dibiayai dana pinjaman luar negeri harus mengikuti ketentuan pemerintah Indonesia.

Jakarta Commitment merupakan implementasi dari Paris Declaration yang dibuat pada tahun 2005 dan mengamanatkan untuk melanjutkan upaya meningkatkan kerjasama pengelolaan dan pengawasan pinjaman dan hibah.

Menurut Paskah, saat ini porsi pinjaman dan hibah luar negeri hanya sekitar 5 persen dari APBN.

Hutang keseluruhan Indonesia sampai kuartal kedua 2008 senilai USD 62.10 miliar, sebanyak USD 33.42 miliar merupakan hutang bilateral dan USD 18.35 miliar merupakan hutang multilateral.

Adapun 22 negara dan lembaga multilateral donor yang menandatangani kesepakatan ini adalah:

  1. Asian Development Bank (ADB)
  2. Australia
  3. Austria
  4. Kanada
  5. European Commission
  6. Finlandia
  7. Perancis
  8. Agence Francaise de Development
  9. Jerman
  10. Italia
  11. Jepang
  12. Japan International Cooperation Agency
  13. Korea
  14. Belanda
  15. New Zealande
  16. Norwegia
  17. Polandia
  18. Swedia
  19. Kerajaan Inggris
  20. Amerika Serikat
  21. United Nations
  22. World Bank
Penandatanganan kesepakatan Jakarta Commitment ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani.

“Indonesia menjadi negara pertama yang menandatangani kesepakatan seperti ini bersama para donor. Jadi secara internasional hal ini sangat bersejarah,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan dengan kesepakatan ini maka pemerintah memaksa para negara kreditur atau donor untuk melakukan perubahan dalam cara mereka memberikan pinjaman kepada negara yang menerima.

“Selama ini kan selalu disebutkan negara yang meminjam tangannya di bawah, sehingga mereka biasanya didikte dengan berbagai persyaratan, kriteria. Jakarta commitment ini tujuannya untuk memberikan kesamaan posisi suatu partnership yang lebih equal. Kalau kita mau pinjam atau terima bantuan, RI yang tetapkan sendiri apa mereka butuh programnya, manfaatnya apa bisa betul-betul dirasakan, dan apakah program ini dibangun atas dasar kesetaraan,”

Isi Jakarta Commitment bisa didownload di sini: Jakarta Commitment
Proyek yang baru ini direncanakan untuk mencapai target2 tersebut di atas, jadi memiliki target waktu sampai tahun 2014 atau 2015. Semoga target2 mulia tersebut tercapai.

2 Comments Add yours

  1. Willy Ponti says:

    sebelumnya perkenalkan, Nama saya Willy Ponti, bekerja sebagai aktivis sosial di Kalimantan Barat. senang saya membaca artikel-artikel anda untuk menambah pengetahuan saya.
    saat ini saya sedang mencoba belajar menulis,
    mohon ijin untuk copy paste informasi terkait ke dalam website saya untuk pembelajaran kawan-kawan lainnya.

    Terima Kasih atas kunjungan Pak Willy ke blog saya.
    Untuk pembelajaran, silakan copy paste dari blog saya, emmang itulah esensi dari berbagi, saya senang jika akhirnya ilmu yang saya share bermanfaat bagi rekan yang lain, lebih senang lagi jika sharing saya memicu rekan2 yang lain juga ikut share pengetahuannya kepada yang lain.
    Semoga blog Pak Willy makin banyak dikunjungi.
    Saran saya, jika ada rencana mengupload file langsung di blog, gunakan wordpress.
    Jika hanya tulisan dan foto serta link download, baiknya pakai blogspot karena penampilan lebih atraktif dan banyak widgetnya.

    Regards,

    Thomas

  2. niken says:

    saya niken,dan sy sangat salut dengan ide anda bebagi info dan pengalaman.sungguh ini menginspirasi nilai universal.sukses

    ThomasPM:

    Terima kasih atas atensinya mbak Niken.
    Saya bersyukur, sebuah halaman blog yang pernah saya baca dulu di tahun 2008 dan menginspirasi saya untuk membuat blog ini ternyata tidak salah. Dengan memberi, kita tidak pernah kekurangan, bahkan kita akan menerima lebih.

    Regards,

    Thomas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s