Halaman ini didedikasikan untuk pribadi yang layak menjadi inspirasi .
1. Michael D Kay, FRICS
I just wanna say : If you have trouble , call MDK……………….
Sosok yang satu ini memang misterius. Namun beliaulah sumber inspirasi semua ini. Salah satu contohnya adalah tidak mungkin akan ada foto di atas tanpa adanya MDK di samping saya. Maklum, saat itu kami sedang di No Mans Land…….War Zone. Saya tidak berani sendirian di situ.
Susah sekali untuk mencari jejak beliau, namun saya akan coba beri gambaran tentang MDK sbb:
Key qualifications:(Relevant to the project)
- 39 years in depth ‘hands on’ experience in INTERNATIONAL PUBLIC PROCUREMENT including extensive in-depth ‘hands on’ experience in Institutional Building, Capacity Building, Training including preparation of training materials, strategy, design selection of suitable training and implementation, and Training of Trainers, Procedures Manual Drafting, Technical and Financial Audit including planning and analysis, Feasibility, Tender Documents, Tender Evaluation, Institutional Audit and Gap plugging, Procurement Reporting Systems, Evaluation and Assessment, including Ministries of Finance, National Funds and CFCU’s (Central Procurement Department) and in several countries.
- Acknowledged Grade 1 International Public and Private Sector Procurement Expert
- Experienced International Lecturer & Trainer for Effective Procurement Management and Procedures, Procurement Cycle, FIDIC, PRAG, EC Procedures, ADB, World Bank, ILO, Multi Donor Trust Fund, Public Administration including organization, reporting, Audit, Quality and Value for money, corruption and transparency (in 16 countries)
- 11 years extensive in depth experience of EC Funded Projects & EC DIS/ PRAG Procedures
- Over 70 EC funded projects completed successfully
- Experience in drafting Public Procurement Laws
- PPP (Public Private Partnership) experience
- Legal education in public procurement including guarantees, insurances, customs duties, VAT and taxes including drafting legislation
- Considerable Public and Private Investment Experience, feasibility, value engineering, life time costing
- IT and web site design experience
- 5 years Middle East Experience on major Government Projects
2. PROF. STRACHIMIR CHTEREV MAVRODIEV dari Bulgaria
Kalo ini khusus buat teman-teman Engineer yang masih menganut paham bahwa Earthquake tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Jadi silakan nantinya berdiskusi dengan Prof. Strachimir dari University of Sofia, Bulgaria ini.
Ini foto Team Earthquake Prediction
Mengenai Materi-materi dari beliau akan saya upload kemudian.Tapi sebetulnya gampang kok dicari di internet karena Beliau rajin menulis.
On the Possibility of Earthquake Prediction by Strachimir
3. PROFESSOR JOSEPH E STIGLITZ
Dikenal singkat di seluruh dunia sebagai dengan nama Stiglitz saja. Saya diperkenalkan dengan beliau oleh MDK. Ternyata banyak tulisan Stiglitz yang membahas negara berkembang dan juga salah satunya adalah Indonesia.

Membaca tulisan-tulisan Stiglitz akan membuka cara pandang kita terhadap dunia saat ini yang dikuasai oleh kapitalisme dan kekuasaan. Stiglitz dengan sangat cermat membahasnya dari sudut pandang ilmu ekonomi yang sangat fundamental.
Oh iya, mungkin banyak juga sih pembaca yang belum mengenal Stiglitz. Singkat kata Beliau adalah seorang Economist yang sempat duduk sebagai pejabat tinggi di World Bank. Beliau mengundurkan diri karena merasa apa yang dilakukan World Bank dan IMF kurang sesuai dengan hati nuraninya. Perlu diacungi jempol untuk keputusan yang satu ini. Sangat jarang orang yang berani mundur hanya karena hati nurani nya berkata lain, meskipun dia tidak melakukan kesalahan secara pribadi.
Untuk lebih mengenal beliau , berikut ini ada beberapa link yang menjelaskan siapa Stiglitz :
Salah satu pendapat Beliau mengenai Krisis Ekonomi Asia, mengapa penanganan World Bank dan IMF salah menurut Beliau : “The problem was not imprudent government, as in Latin America; the problem was an imprudent private sector–all those bankers and borrowers, for instance, who’d gambled on the real estate bubble”
IMF menganggap krisis ekonomi adalah karena kesalahan pemerintah, sehingga banyak pemerintah di Asia yang dipaksa untuk melakukan langkah2 yang dipaksakan IMF.
4. Prof. Michio Kaku
Kalau beliau ini adalah salah satu idola saya.
Kenapa?
karena Beliaulah yang bisa menjelaskan dengan bahasa sehari-hari yang mudah dicerna oleh otak yang masih sekelas saya, mengenai penerapan teori-teori Fisika yang paling rumitpun (teori2 sekelas Einstein dan Sthephen Hawkins) agar dapat berguna bagi kita sehari-hari dan dapat menjadi sumber inspirasi.
Bila saat ini pembaca merasa ingin tahu lebih banyak mengenai dunia sekitar kita, diri kita, alam semesta dan masa depan serta masa lalu, tidak ada salahnya membaca karya-karya beliau.
Salah satu bukunya yang terkenal adalah Physics of The Impossible. Jadi jangan hanya karena kita tidak tahu fisika, sesuatu hal kemudian kita anggap sebagai hal yang mustahil.
Bila saya diberi kesempatan untuk menjelajah alam semesta menggunakan pesawat hyperspace ke galaksi lain, orang yang saya pilih untuk jadi tour guide saya adalah Beliau.
Silakan mendapatkan info tentang Prof. Michio Kaku di link di bawah ini.
Rhonda Byrne’s discovery of The Secret began with a glimpse of the truth through a 100 year old book. She went back through centuries, tracing and uncovering a common truth that lay at the core of the most powerful philosophies, teachings and religions in the world.
What Rhonda discovered is now captured in The Secret, a film that has been viewed by millions around the world. The Secret has also been released as an audio-book and printed book with more than six million copies in print.
The Secret explains with simplicity the law that is governing all lives, and offers the knowledge of how to create – intentionally and effortlessly – a joyful life. This is the secret to everything – the secret to unlimited happiness, love, health and prosperity.
This is the secret to life.
7. Daniel Atkinson
Lawyer ternama di bidang Construction Law.
Disela-sela waktunya yang sangat sibuk, beliau masih sempat memanage sebuah website yang isinya cukup lengkap bagi pembaca yang berminat di bidang Contract Management atau Construction Law.
Berikut ini adalah website Daniel Atkinson :
Beberapa tulisan Beliau yang sudah sempat saya download juga akan saya upload kembali di bagian Contract.
Pada waktu memasuki usia tiga puluh tahun, Elizabeth Gilbert memiliki semua yang diinginkan oleh seorang wanita Amerika modern, terpelajar, ambisius — suami, rumah, karir yang cemerlang. Tetapi ia bukannya merasa gembira dan puas, tetapi malah menjadi panik, sedih dan bimbang. Ia merasakan perceraian, depresi, kegagalan cinta dan kehilangan pegangan akan arah hidupnya.
Untuk memulihkan ini semua, Elizabeth Gilbert mengambil langkah yang radikal. Dalam pencarian akan jati dirinya, ia menjual semua miliknya, meninggalkan pekerjaannya, meninggalkan orang-orang yang dikasihinya dan memulai satu tahun perjalanan keliling dunia seorang diri. Makan, Doa, Cinta merupakan catatan kejadian di tahun pencarian tersebut. Keinginan Elizabeth Gilbert mengunjungi tiga tempat di mana dia dapat meneliti satu aspek kehidupannya, dengan latar belakang budaya yang secara tradisional telah mewujudkan aspek kehidupan tersebut dengan sangat baik.
Di Italia, ia belajar seni menikmati hidup, belajar bahasa Italia dan merajut kegembiraan dengan menambah berat badannya sebanyak dua puluh tiga pound. India merupakan negara untuk belajar seni berdevosi, dengan bantuan seorang guru setempat dan seorang Texas yang bijaksana, ia memulai empat bulan penuh disiplin dalam eksplorasi spirituil.
Akhirnya, Indonesia, di sini ia akhirnya menemukan tujuan hidupnya: keseimbangan – yaitu, bagaimana membangun hidup yang seimbang antara kegembiraan duniawi dan kebahagiaan surgawi. Mencari jawaban atas pertanyaan tersebut di pulau Bali, ia menjadi murid dari seorang dukun tua dari generasi ke sembilan dan ia juga jatuh cinta dengan cara yang sangat indah tanpa direncanakan.
Sebuah riwayat hidup yang disajikan dengan gamblang, bijaksana, menggetarkan dan lucu mengenai pencarian jati diri. Makan, Doa, Cinta menggambarkan sesuatu yang dapat terjadi ketika ia mengklaim bertanggung jawab atas kebahagiaan hidup kita. Buku ini juga menggambarkan sebuah perjalanan hidup yang dapat terjadi ketika seorang wanita tidak hidup sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakatnya. Ini merupakan kisah yang menyentuh siapa pun yang sadar akan perlunya perubahan.
9. Achyar Hasly
The Spirit of life.
- Di Masa Penjajahan , keluarganya sudah berjuang melawan Penjajah.
- Di masa Kemerdekaan, keluarganya dimusuhi Bangsa Indonesia (ORLA dan ORBA) karena menegakkan kebenaran.
- Di masa Darurat Militer dan Peperangan di Aceh tetap tegar sebagai Kontraktor sukses.
- Di masa Tsunami, hampir semua hartanya tersapu obak tsunami.
- Pasca Tsunami, terbaring sakit tak berdaya di bekas gudang toko yang sederhana, karena stress pasca tsunami.
- Seorang teman memberikan obat dan memberikan semangat.
- Seorang teman menawarkan posisi konsultan internasional.
- Dia ragu2 karena tidak pernah menjadi konsultan sebelumnya dan tidak bisa berbahasa Inggris. Dia menolak.
- Teman yang lain kembali menawarkan posisi konsultan internasional.
- Dengan jaminan dan referensi temannya, dia mencoba bergabung.
- Tidak mendapatkan Team karena masih baru di dunia konsultan, dianggap sebelah mata.
- Bergabung dalam Super Team Michael Kay bersama saya.
- Membeli kamus elektronik yang selalu dibawa dalam saku.
- Belajar menggunakan Laptop, Internet, GPS, Kamera digital.
- Belajar membuat laporan proyek.
- Melakukan perjalanan ribuan kilometer melintasi lokasi-lokasi yang bahkan belum pernah ia kunjungi sebagai putra daerah.
- Dan now we ready…………..
The Super Team
The Last Lecture
The Last Lecture goes beyond the now-famous lecture to inspire us all to live each day of our lives with purpose and joy
On September 18, 2007, computer science professor Randy Pausch stepped in front of an audience of 400 people at Carnegie Mellon University to deliver a last lecture called “Really Achieving Your Childhood Dreams.” With slides of his CT scans beaming out to the audience, Randy told his audience about the cancer that is devouring his pancreas and that will claim his life in a matter of months. On the stage that day, Randy was youthful, energetic, handsome, often cheerfully, darkly funny. He seemed invincible. But this was a brief moment, as he himself acknowledged.
Randy’s lecture has become a phenomenon, celebrating the dreams we all strive to make realities. And now, in his book based on the now-famous lecture, Randy goes even deeper to inspire us all.
“We cannot change the cards we are dealt, just how we play the hand.”
—Randy Pausch
A lot of professors give talks titled “The Last Lecture.” Professors are asked to consider their demise and to ruminate on what matters most to them. And while they speak, audiences can’t help but mull the same question: What wisdom would we impart to the world if we knew it was our last chance? If we had to vanish tomorrow, what would we want as our legacy?
When Randy Pausch, a computer science professor at Carnegie Mellon, was asked to give such a lecture, he didn’t have to imagine it as his last, since he had recently been diagnosed with terminal cancer. But the lecture he gave—“Really Achieving Your Childhood Dreams”—wasn’t about dying. It was about the importance of overcoming obstacles, of enabling the dreams of others, of seizing every moment (because “time is all you have…and you may find one day that you have less than you think”). It was a summation of everything Randy had come to believe. It was about living.
In this book, Randy Pausch has combined the humor, inspiration and intelligence that made his lecture such a phenomenon and given it an indelible form. It is a book that will be shared for generations to come.
Randy Pausch is a married father of three, a very popular professor at Carnegie Mellon University—and he is dying. He is suffering from pancreatic cancer, which he says has returned after surgery, chemotherapy and radiation. Doctors say he has only a few months to live.
In September 2007, Randy gave a final lecture to his students at Carnegie Mellon that has since been downloaded more than a million times on the Internet. “There’s an academic tradition called the ‘Last Lecture.’ Hypothetically, if you knew you were going to die and you had one last lecture, what would you say to your students?” Randy says. “Well, for me, there’s an elephant in the room. And the elephant in the room, for me, it wasn’t hypothetical.”
Despite the lecture’s wide popularity, Randy says he really only intended his words for his three small children. “I think it’s great that so many people have benefited from this lecture, but the truth of the matter is that I didn’t really even give it to the 400 people at Carnegie Mellon who came. I only wrote this lecture for three people, and when they’re older, they’ll watch it,” he says.











Dh,
Bravo buat Pak Thomas…benar2 mau sharing knowledge buat yang lain.
Pak Thomas, saya tertarik artikel2 dalam KRTJ 10-24 terutama “Mari menoleh pada chip seal”, tapi koq filenya gk bisa didownload ya (damage…). Tolong bisa dilink kan lagi shg bisa didownload.
Tks banyak
Regards,
Santo
Terima Kasih Pak Santo,
Memang mungkin ada satu dua file yang kurang mulus pada saat uploadnya.
Saya belum sempat mengecheck karena keterbatasan koneksi pada saat itu.
Nanti bila saya sempat memperoleh koneksi internet yang cukup cepat, filenya akan saya upload ulang dan mungkin saya usahakan bisa langsung diemail ke Bapak.
Terima Kasih atas perhatiannya.
Regards,
Thomas